Bookmaker Collection_Gaming Network_Baccarat Forum_Casino platform registration_Baccarat play and rules

  • 时间:
  • 浏览:0

Tinggal di hutan dan suka makan bambu

Namun, nggak semua orang menyambut buku terbaru Ricis dengan baik. Baru-baru ini justru ada seorang warganet yang mengkritik Ricis dengan keras. Bahkan dia sampai menuduh Ricis telah merebut rezeki orang lain.

Penulis

Editor

Beberapa hari terakhir, Ricis gencar mempromosikan buku Saya Pamit Texas Hold'em game2 di media sosial. Menanggapi perilisan buku baru itu, seorang warganet bernama Livia Oktora mengkritik Ricis melalui akun Instagram pribadinya pada Rabu (27/11). Livia yang merupakan seorang penulis mempertanyakan alasan Ricis merilis buku. Hal tersebut memang cukup mengherankan. Pasalnya, Ricis sudah terkenal sebagai YouTuber.

Pemerhati Tanda-Tanda Sesederhana Titik Dua Tutup Kurung

Semoga buku-buku Ricis yang telah terbit bisa memberi manfaat untuk banyak orang ya. Mari kita doakan agar kualitasnya semakin meningkat.

“Saya sudah menulis sejak 2014 dengan judul buku Ricis. Kedua, 2015-an dengan judul Love Live Laugh lalu kemarin, Saya Pamit. Lalu sekarang, Saya Pamit Jilid 2. Tentu tidak ada maksud untuk mengambil lahan atau merebut rezeki karena semua dari Allah dan milik Allah,” jelas Ria Ricis.

Pada pertengahan tahun 2019, Ria Ricis sempat menghebohkan publik dengan aksi pamit lalu kembali lagi. Dia pun menerima berbagai hujatan dari warganet karena dinilai nggak konsisten. Namun hebatnya, Ricis justru memanfaatkan momen itu untuk melebarkan usahanya. Buktinya, nggak lama kemudian dia merilis buku berjudul Saya Pamit. Karena ternyata bukunya cukup digemari, Ricis pun merilis buku sekuelnya yang berjudul Saya Pamit 2.

Ternyata Ricis udah menulis buku sejak lima tahun lalu, bukan baru-baru aja seperti yang diduga kebanyakan orang. Dia pun menyebutkan judul empat buku yang telah ditulisnya. Selain itu, Ricis membantah tuduhan kalau dia merebut rezeki orang lain. Ternyata keuntungan dari penjualan bukunya justru disumbangkan untuk orang-orang lain. Salut deh! Kalau nggak percaya, Ricis meminta warganet untuk bertanya langsung ke penerbit-penerbit bukunya.

Sejumlah warganet turut menyumbangkan pendapat mereka. Ada yang merasa kalau Ricis memang kurang pantas menulis buku karena kurangnya pengalaman. Di sisi lain, ada juga yang mendukung Ricis untuk terus menulis buku. Selain itu, banyak pula warganet yang bersikap netral dan nggak membela pihak manapun.