Sejarah Kerupuk di Indonesia, Makanan Pokok p「Live Baccarat Platform」ada Masa Penjajahan

  • 时间:
  • 浏览:0

LivLive Baccarat Platforme Baccarat PlatfLive Baccarat Platformormbaca juga: Resep Sambal Goreng Krecek Yogyakarta, Olahan Kerupuk Kulit Sapi

Ilustrasi kerupuk gendar

Diduga kerupuk aci baru muncul pada abad ke-19, sehingga masyarakat Indonesia saat itu bertahan hidup dengan kerupuk.

Sejarah kerupuk dijabarkan oleh sejarawan dan penulis buku Jejak Rasa Nusantara: Sejarah Nakanan Indonesia, Fadly Rahman.

Artinya kerupuk sudah menjadi makanan pendamping untuk masyarakat kuno pada saat itu. Salah satu kerupuk yang paling tua dan sudah lama dikonsumsi adalah rambak.

“Singkong bisa direbus, digoreng atau dijadikan gablek, kemudian diolah menjadi tepung dan jadi aci. Dan salah satu produk dari singkong ya kerupuk,” paparnya.

Dulunya rambak dibuat sebagai makanan yang memanfaatkan kulit sapi atau kerbau. Namun berbeda dengan kerupuk aci, kerupuk ini dibuat karena banyaknya produksi singkong di tanah Jawa pada abad ke-19.

Namun terlepas dari serunya lomba makan kerupuk, ada sejarah kerupuk yang ternyata sudah menjadi makanan pendamping sejak dahulu kala.

Kerupuk bulat dan berwarna putih itu terbuat dari olahan singkong atau terkenal dengan sebutan “aci” dalam bahasa Sunda.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

“Kerupuk sudah tercatat dalam naskah Jawa kuno sejak sebelum abad ke-10 Masehi,” ujar sejarawan sekaligus sekaligus dosen Departemen Sejarah Universitas Padjajaran itu kepada Kompas.com, Kamis (6/8/2020).

KOMPAS.com - Selain menjadi kudapan pendamping makan, kerupuk juga identik dengan perayaan Hari Kemerdekaan. Tidak lengkap jika pada saat lomba 17 Agustus tak dirayakan dengan lomba makan kerupuk.

Bahan utama kerupuk ini adalah singkong yang jumlahnya berlebih di Jawa khususnya pada abad ke-19. Pada masa ini singkong menjadi salah satu komoditas pangan yang paling diandalkan oleh masyarakat Jawa.