IDI Ingatkan Potensi Lonjakan Kasus Covid「Baccarat Platform Collection」

  • 时间:
  • 浏览:0

DaBaccarat Platform CollectionrBaccarat Platform CollectioBaccarat Platform Collectionni jumlah tersebut, rinciannya adalah 152 dokter dan 9 dokter gigi.

Baca juga: Waspadai Munculnya Penyakit Akibat Kelelahan Usai Libur Panjang, Apa Itu?

“Liburan meningkatkan mobilitas manusia. Semakin tinggi mobilitas akan meningkatkan transmisi virus. Kami meminta masyarakat untuk sabar, sadar dan mempunyai daya juang dalam upaya-upaya penanganan pandemi Covid ini dengan berpartisipasi aktif melakukan testing Covid-19 agar dapat melindungi dirinya sekaligus juga orang di sekitar," ujar Adib.

Baca juga: Wisatawan ke Kepulauan Seribu Capai 9.866 Saat Libur Panjang Pekan Lalu

Demikian pula pada Agustus 2020 ketika terjadi lonjakan kasus sebesar 21 persen, dengan peningkatan rata-rata tes perorangan sepekan sebesar 20 persen.

KOMPAS.com - Momentum libur panjang pada akhir pekan lalu dimanfaatkan sebagian masyarakat untuk berlibur.

Hingga Selasa (3/11/2020), berdasarkan data Maret-Oktober 2020 yang dimiliki Tim Mitigasi Ikatan Dokter Indonesia (IDI), sebanyak 161 dokter meninggal dunia karena infeksi virus corona.

"Aktivitas masyarakat khususnya pada libur akhir pekan (long weekend) yang padat dan sebagian besar mengabaikan protokol kesehatan, akan berpotensi memicu lonjakan kasus Covid-19 yang akan terlihat dalam kurun waktu sekurang-kurangnya 2 (dua) minggu mendatang,” ujar Ketua Tim Mitigasi PB IDI Dr Adib Khumaidi, SpOT, melalui keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Selasa (3/11/2020).

IDI juga menyampaikan data terakhir jumlah dokter yang meninggal dunia karena COvid-19.

Libur panjang berlangsung pada 28 Oktober 2020 hingga 1 November 2020 karena adanya cuti bersama pada 28 Oktober dan 30 Oktober 2020. 

Adib mengatakan, hal ini pernah terjadi pada libur akhir pekan bulan Mei lalu. Menurut dia, lonjakan kasus yang terjadi sebesar 41 persen.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

Ia mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai orang tanpa gejala (OTG) yang berpotensi menularkan penyakit tanpa mereka sadari.

Dengan pergerakan masyarakat saat libur panjang, Tim Mitigasi PB Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mengingatkan potensi lonjakan kasus Covid-19 yang diprediksi akan terlihat sekitar dua pekan mendatang.