Gaming platform_Indonesia online casino_Ranking of European Bookmakers_Handicap gambling_Baccarat Guide

  • 时间:
  • 浏览:0

PrBaccarat Super SumaBaccarat Super Sumnk ini sangat popBaccarat Super Sumuler dilakukan, terutama oleh anak-anak muda. Tujuannya, ya, itu tadi, sebagai hiburan dan memancing tawa semata. Apalagi sejak ada kamera dan ponsel, membuat orang makin semangat melakukan prank karena bisa direkam, diputar ulang, dan dijadikan bahan bercandaan lagi. Tapi ternyata, prank nggak selalu berakhir menyenangkan. Banyak juga aksi iseng yang malah berujung maut karena sampai menghilangkan nyawa orang! Berikut Hipwee Hiburan sudah merangkumnya buat kamu. Jangan ditiru lho, ya!

Memakai kostum seram sering dilakukan orang untuk menakut-nakuti orang lain, terlebih saat perayaan Halloween. Randy Lee Tenley adalah salah satunya. Saat itu Randy berpura-pura jadi Bigfoot, makhluk misterius dalam legenda yang banyak dipercaya orang. Randy muncul di jalanan Highway 93 di Montana dengan mengenakan kostum penyamaran 3 dimensi bergaya militer. Saat melihatnya, sebuah mobil berusaha belok untuk menghindar, tapi dua mobil lain di belakangnya justru menabrak Randy hingga tewas. Nggak cukup sampai di situ, kendaraan lain juga melindasnya yang sudah nggak berdaya di tengah jalan.

Mungkin cara ini juga sebenarnya sering kita lakukan ke adik atau teman kita. Pada 2013 lalu, remaja 18 tahun bernama Premila Lal asal Colorado berniat iseng dengan bersembunyi di dalam lemari dan mengagetkan temannya, Nerrek Galley. Tapi sayang, rencananya nggak berjalan mulus. Saat Galley membuka lemari itu, ia malah refleks menembak Lal dengan senjata yang ia bawa. Menurut pengakuannya, Galley membawa pistol karena mendengar ada suara mencurigakan dari dalam rumah. Saat membuka lemari, ia menyangka tengah memergoki maling dan refleks menembak.

Di banyak negara termasuk Indonesia, ulang tahun identik dengan aksi iseng yang biasa dilakukan orang-orang kepada yang sedang bertambah usia. Umumnya mereka akan disiram air atau dilempar telur dan tepung. Tapi hal buruk justru menimpa remaja 21 tahun berinisial S. Ia diikat di tiang listrik oleh teman-temannya dan disiram air. Saat terjadi korsleting, S tersetrum dan kejang-kejang. Teman-temannya cuma mengira ia bercanda. Meski sempat dilarikan ke rumah sakit, naas, nyawanya tetap nggak tertolong.

Halloween 2013 lalu jadi hari paling buruk bagi keluarga Morlan. Jordan Morlan, yang saat itu berusia 16 tahun, nggak sengaja menggantung dirinya sendiri setelah berniat berpura-pura gantung diri untuk menakut-nakuti kakak perempuannya. Jordan ditemukan pingsan di rumahnya dalam keadaan tergantung. Kakaknya yang menemukannya membawanya ke rumah sakit. Tapi 12 jam kemudian Jordan dilaporkan meninggal karena mengalami kerusakan organ.

Setiap orang pasti pernah bercanda, entah dengan keluarga, teman, atau pasangan. Apalagi kalau dilihat dari sisi kesehatan, bercanda dan tertawa ternyata bisa membawa beragam manfaat buat tubuh manusia, salah satunya bisa bikin pikiran lebih relaks. Banyak orang sengaja melakukan aksi iseng atau konyol yang bertujuan membuat orang lain tertawa. Kalau bahasa gaulnya aksi-aksi jahil ini dinamakan prankSedangkan para pelaku prank disebut prankster.

Nah! Buat kamu yang hobi mengerjai orang lain, semoga kisah-kisah di atas bisa menjadi pelajaran buat kamu, ya. Bercanda boleh, tapi kalau sampai membahayakan apalagi kalau tujuannya cuma biar tenar di media sosial, mending ke laut aja deh~

Dua orang penyiar komedian dari Australia, Mel Greig dan Michael Christian, melakukan prank yang tergolong gila. Mereka sengaja menghubungi rumah sakit King Edward VII tempat Kate Middleton dirawat saat kabar kehamilannya banyak dibahas publik dengan mengaku sebagai Ratu Elizabeth II dan Pangeran Charles. Jacintha Saldanha adalah suster yang saat itu mengangkat telepon prank tersebut. Tanpa ragu, Saldanha pun membeberkan kondisi terkini Kate. Padahal hal itu jelas dilarang. Beberapa hari setelahnya, Saldanha ditemukan tewas bunuh diri karena merasa bersalah pada keluarga kerajaan.

Tysen Benz, bocah 11 tahun, adalah korban prank tragis awal 2017 lalu. Ia ditemukan gantung diri setelah menerima pesan bohong di media sosialnya. Dalam pesan tersebut tertulis bahwa pacarnya yang berumur 13 tahun tewas karena bunuh diri. Hanya dalam waktu kurang dari satu jam, Benz memutuskan untuk menyusul pacarnya yang ia kira sudah benar-benar tiada. Ibu Benz menemukan anaknya tergantung di kamarnya dan sempat melarikan ke rumah sakit, tapi sayang nyawa Benz nggak tertolong.

Dua orang remaja di Circleville, Ohio, bernama Seth Stonerock dan Derek Greenlee harus diganjar hukuman penjara setelah berusaha membuat prank dengan menutupi papan tanda ‘Stop’ pakai plastik, untuk mengelabuhi pengemudi kendaraan di sebuah jalanan. Mereka berpikir akan lucu ketika bisa membuat pengendara kebingungan. Mereka juga berencana merekam dan mengunggahnya ke Facebook. Alih-alih membuat orang lain tertawa dengan idenya, Seth dan Derek justru membuat dua orang nenek kakak beradik tewas akibat kecelakaan yang menimpanya.